Dinas PU BM Mura Tidak Tanggap, Jalan Berlubang di Leban Jaya Nyaris Makan Korban

Dinas PU BM Mura Tidak Tanggap, Jalan Berlubang di Leban Jaya Nyaris Makan Korban

MUSIRAWAS – Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Poros Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, Rabu (21/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korbannya Rian, pegawai koperasi warga Kota Lubuklinggau.

Kecelakaan yang menyebabkan korban mengalami luka – luka dibagian belakang, tangan dan kaki ini, karena terjebak lubang mengangga di tengah jalan poros di perbatasan Dusun 1 dan Dusun 6 Desa Leban Jaya.

Selain luka- luka, sepeda motor jenis Honda Revo dikendarainya mengalami kerusakan parah.

Beruntung tak lama kejadian, korban mendapat pertolongan dari pengendara lainnya yang kebetulan melintas, dan langsung dievakuasi ke Poskesdes Leban Jaya.

“Tadi aku ngelak lubang, tapi karena lubangnya banyak, masih jugo terjebak dan jungkir balik,” kata Rian usai mendapat pertolongan oleh petugas kesehatan di Leban Jaya.

Dikatakan Rian, dirinya hampir setiap hari melintas di Jalan Poros Desa Leban Jaya, karena aktifitasnya sebagai pegawai koperasi keliling.

“Hari ini apes, padahal hampir setiap hari aku melintas, dan sudah hafal dimano posisi lubang di jalan poros ini.Namun saking banyaknya lubang, aku lupo jugo,” katanya.

Sementara itu pengendara sepeda motor ,Ahmad berharap pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk segera memperbaiki jalan khususnya yang telah berlubang besar dan mengangga.

Dikatakannya, bukan kali ini tapi sudah puluhan pengendara khususnya roda dua mengalami kecelakaan akibat terjebak atau mengelak lubang – lubang di jalan poros Leban Jaya ini.

“Pemerintah Kabupaten harus cepat tanggap dengan kondisi ini, masak bertahun tahun jalan berlubang tapi tidak diperbaiki. Lalu kemana anggaran untuk pengawasan dan pemeliharaan jalan ini,” katanya.

Senada dikatakan Sudar, jalan berlubang mengangga dan menganggu pengguna jalan ini merupakan jalan poros kabupaten.

“Aneh, padahal jalan ini jalan kabupaten. Mubazir saja anggaran miliaran rupiah dianggarkan dua tahun berturut – turut melalui Dinas PU Bina Marga untuk pemeliharaan jalan dari Q2 Wonorejo – Simpang Semambang, tapi titik jalan berlubang ini tidak menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan,” katanya sembari mengatakan titik jalan poros berlubang ini merupakan akses pengguna jalan dari Q1 Wonorejo menuju Simpang Semambang.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *